Berita

Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong/Net

Global

Jokowi dan PM Singapura Bahas Pemberlakuan Perjanjian FIR

JUMAT, 22 MARET 2024 | 22:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia dan Singapura memberlakukan tiga perjanjian di bawah kerangka Expanded Framework pada Kamis (21/3).

Tiga perjanjian tersebut merupakan Perjanjian Penyesuaian Layanan Ruang Udara (Re-Allignment Flight Information Region/FIR), Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (Defence Cooperation Agreement/DCA) dan Perjanjian Ekstradisi (Extradition Treaty).

Capaian ini langsung disambut oleh dua pemimpin negara, di mana Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong melakukan panggilan telepon pada Jumat (22/3).


Dalam panggilan telepon, PM Lee menegaskan kembali komitmen Singapura untuk bekerja dengan Indonesia dalam mengatasi tantangan bersama dan menciptakan terobosan baru.

"Hal ini merupakan tonggak bersejarah bagi hubungan Singapura-Indonesia yang menegaskan kekuatan dan kedewasaan hubungan kedua negara," tulis Kementerian Luar Negeri Singapura dalam keterangannya.

Indonesia dan Singapura menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (DCA) pada 27 April 2007 di Tampak Siring, Bali. Sedangkan Perjanjian FIR dan Ekstradisi ditandatangani saat Leaders' Retreat di Bintan pada 25 Januari 2022.

Indonesia sendiri telah menyelesaikan proses domestik untuk FIR melalui Peraturan Presiden No. 109/2022, DCA melalui UU 3/2023 dan Esktradisi melalui UU 5/2023.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya