Berita

Haiyani Rumondang bersama para pengusaha, di Makassar/Ist

Bisnis

Semua Perusahan Diminta Aktif Tanggulangi Tuberkulosis di Tempat Kerja

JUMAT, 22 MARET 2024 | 14:04 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajak semua perusahaan memiliki komitmen tinggi sekaligus terlibat aktif menanggulangi Tuberkulosis di tempat kerja, dengan menciptakan kualitas tempat kerja yang sehat (higienis), hidup bersih, ventilasi bagus, tidak merokok dan minum alkohol, serta olahraga teratur.

Ajakan itu disampaikan Dirjen Binwasnaker & K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang, pada acara Temu Pelanggan 2024 bertema "Sinergitas Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja untuk Menciptakan Produktivitas dalam Keberlangsungan Usaha", di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kemnaker mengajak semua pihak, termasuk perusahaan, agar meningkatkan implementasi K3, dengan mendorong tata kelola penanganan Tuberkulosis di tempat kerja yang inklusif dan partisipatif, sehingga terwujud pekerja layak yang berbudaya K3 demi keberlanjutan dunia usaha, " katanya, seperti dikutip dari Biro Humas Kemnaker, Jumat (22/3).


Haiyani juga menambahkan, Kemnaker berkomitmen tinggi menanggulangi Tuberkulosis, diwujudkan dengan dikeluarkannya Permenaker Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja.

"Permenaker itu keluar sebagai bentuk keinginan kita mengeliminasi kasus Tuberkulosis di tempat kerja pada 2030. Indonesia masih memiliki jumlah kasus besar, dengan peringkat beban kasus Tuberkulosis ke-2 tertinggi di dunia," katanya.

Haiyani juga berharap, melalui kegiatan Temu Pelanggan 2024, selain menambah pengetahuan juga memberikan pemahaman tentang pencegahan Tuberkulosis dan penerapan K3 secara keseluruhan kepada perusahaan.

"Saya ucapkan selamat kepada perusahaan yang telah mendapatkan penghargaan dalam kepatuhan melaksanakan pengujian lingkungan kerja dan pemeriksaan kesehatan kerja dalam rangka menerapkan program perlindungan kepada pekerja," katanya.

Sementara Kepala Balai K3 Makassar, dr Ventje Sri Setiyanto, mengatakan, Temu Pelanggan 2024 diikuti 126 perusahaan, bertujuan mengumpulkan masukan dari stakeholder untuk  memberikan perlindungan kepada pekerja, dan menambah wawasan inspiratif dari narasumber tentang penanggulangan Tuberkulosis di tempat kerja.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya