Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memberikan sanksi pidana terhadap eks PPLN Kuala Lumpur atas penambahan dan pengurangan daftar pemilih tetap (DPT) di Kuala Lumpur, Malaysia pada KamisĀ (21/3)/Ist
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memberikan sanksi pidana terhadap eks PPLN Kuala Lumpur atas penambahan dan pengurangan daftar pemilih tetap (DPT) di Kuala Lumpur, Malaysia pada KamisĀ (21/3)/Ist
Hakim Ketua Majelis Buyung Dwikora membacakan amar putusan untuk 7 PPLN Kuala Lumpur yang di antaranya Umar Faruk, Tita Octavia Cahya Rahayu, Dicky Saputra, Aprijon, Puji Sumarsono, A Khalil, dan Masduki Khamdan Muchamad.
Buyung menyampaikan, ketujuh terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 4 bulan. Namun karena pertimbangan akademis, mengingat mereka merupakan mahasiswa S2 dan dosen, maka dilakukan masa percobaan untuk tidak ditahan selama satu tahun.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15
UPDATE
Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12
Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07
Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10