Berita

Presiden Joko Widodo mengaku sudah menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Prabowo-Gibran/Net

Politik

Jokowi Ngaku Sudah Beri Selamat kepada Prabowo-Gibran

JUMAT, 22 MARET 2024 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ucapan selamat kepada pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, telah disampaikan Presiden Joko Widodo. Ucapan selamat itu disampaikan Jokowi melalui telepon.

Pengakuan itu disampaikan Jokowi kepada wartawan usai menyaksikan pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis malam (21/3)

"Oh sudah, lewat telepon saya ucapkan selamat (kepada Prabowo)," ucap Jokowi.


Jokowi juga mengaku sudah memberikan ucapan selamat kepada putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka yang menjadi pasangan Prabowo di Pilpres 2024.

"Kita ucapin selamat, udah," imbuhnya.

Saat disinggung apakah dirinya akan memberikan arahan atau pesan kepada Prabowo, Jokowi menekankan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu sudah tahu mana yang baik untuk negara.

"Enggak perlulah (memberi arahan). Pak Prabowo sudah tahu mana yang baik untuk negara ini. Saya kira dia sudah tahu," tandas Jokowi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2024, Rabu (20/3).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya