Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Pasien Pertama Implan Otak Neuralink Bisa Gerakkan Kursor Komputer dengan Kekuatan Pikiran

KAMIS, 21 MARET 2024 | 13:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah mengumumkan keberhasilan dalam uji klinis implan otak terhadap pasien manusia pada awal tahun ini, perusahaan milik Elon Musk, Neuralink, akhirnya membagikan demo publik singkat tentang cara kerja antarmuka otak-komputer (BCI).

Lewat tayangan yang disiarkan langsung di X pada Rabu (20/3), seorang pria berusia 29 tahun bernama Nolan Arbaugh mengatakan bahwa dia lumpuh dari leher ke bawah setelah kecelakaan menyelam delapan tahun lalu.

Dalam video tersebut, Arbaugh menjelaskan bahwa setelah menerima implan, yang menurutnya operasinya sangat mudah, dia harus belajar bagaimana membedakan gerakan yang dibayangkan versus gerakan yang dilakukan dengan sentuhan untuk mengendalikan kursor di layar komputer.


“Banyak hal yang kami mulai adalah upaya untuk memindahkan,” kata Arbaugh, seperti dikutip dari Engadget, Kamis (21/3).

“Saya akan mencoba untuk menggerakkan, katakanlah, tangan kanan saya ke kiri, ke depan, ke belakang. Dan dari sana, saya rasa menjadi intuitif bagi saya untuk mulai membayangkan kursor bergerak," ujarnya.

Dalam klip tersebut, yang juga menampilkan insinyur Neuralink, Arbaugh mendemonstrasikan bagaimana ia menggerakkan kursor di sekitar layar laptop, dan menjeda pemutar musik di layar dengan pikirannya.

Dia mengatakan implan tersebut memungkinkan dia bermain catur dan Civilization VI tanpa menyentuh  apapun.

Arbaugh menjadi pasien manusia pertama yang menerima implan pada bulan Januari setelah Neuralink mulai merekrut pasien tahun lalu. Perusahaan tersebut sebelumnya menguji BCI pada hewan, termasuk simpanse, dan beberapa praktik pengujian hewannya telah menjadi subjek penyelidikan federal.

Dalam video Rabu, Arbaugh, yang lumpuh karena kecelakaan menunjukkan pengalamannya dengan implan otak sejauh ini positif, meski ada beberapa masalah awal.  

“Ini tidak sempurna, menurut saya kita mengalami beberapa masalah,” katanya.  

“Saya tidak ingin orang berpikir ini adalah akhir dari perjalanan.  Ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, namun hal itu telah mengubah hidup saya," demikian Arbaugh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya