Berita

Program Sembako Murah Pemprov DKI Jakarta/Ist

Nusantara

Operasi Pasar Sembako Murah di Jakarta Sering Salah Sasaran

KAMIS, 21 MARET 2024 | 11:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Operasi Pasar Sembako Murah yang digagas Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta beserta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang pangan seperti PT Food Station Tjipinang Jaya kerap salah sasaran.

Demikian disampaikan Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Karyatin Subiyantoro yang dikutip Kamis (21/3).

Menurut Karyatin, banyak masyarakat mampu memanfaatkan program yang sebenarnya menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).


“Saya berharap operasi pasar benar-benar tepat sasaran,” kata Karyatin.

Karyatin mengaku khawatir upaya untuk menjaga daya beli masyarakat kategori menengah kebawah justru tidak tercapai. Padahal sasaran utama yakni masyarakat yang rentan pada saat terjadi gejolak harga pangan.

“Atau bisa jadi yang datang ke acara-acara yang diselenggarakan Pasar Jaya ataupun Food Station justru yang sebetulnya bukan orang yang sangat membutuhkan,” ungkap Karyatin.

Ia menambahkan bahwa sosialisasi terkait program sembako murah masih sangat minim. Padahal informasi terkait kegitan itu sangat dinantikan masyarakat.

“Jangankan masyarakat kecil, kami yang anggota dewan saja tidak pernah dapat informasi kapan ada operasi sembako murah, di mana, jam berapa, titiknya di mana, sehingga bisa kita arahkan masyarakat yang betul-betul secara ekonomi membutuhkan,” demikian Karyatin.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya