Berita

Profesor Hu Shiyun, Gurubesar Jurusan Bahasa Mandarin di Universitas Kobe Gakuin./Nikkei

Dunia

Ke Hong Kong Pulang, Prof. Hu Shiyun Menghilang

KAMIS, 21 MARET 2024 | 04:56 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sudah beberapa bulan terakhir tidak ada kabar mengenai keberadaan Profesor Hu Shiyun. Gurubesar jurusan bahasa Mandarin di Universitas Kobe Gakuin pulang ke kampung halamannya, Hong Kong, akhir musim panas tahun lalu dan sejak itu seakan menghilang.

Akhir bulan September tahun lalu Universitas Kobe Gakuin, seperti dikutip dari Nikkei, sempat menghubungi keluarga Prof. Hu. Keluarga Prof. Hu pun mengatakan belum mendengar kabar keberadaannya.

Awal bulan Maret ini, universitas Kobe Gakuin sempat bertanya kepada Konsulat Jenderal China di Osaka apakah Hu dalam keadaan aman di China. Namun sejauh ini Konjen China belum memberikan jawaban.


Hilangnya Prof. Hu terungkap ketika Beijing memperkuat upayanya untuk menjaga keamanan nasional, yang menyebabkan sejumlah orang, termasuk warga negara asing, ditahan karena dicurigai terlibat dalam kegiatan mata-mata.

Hu bertanggung jawab atas kursus bahasa Mandarin di Fakultas Komunikasi Global universitas tersebut. Dosen pengganti telah menggantikan profesor tersebut sejak dia hilang, menurut universitas.

Sebelumnya di tahun 2013, Zhu Jianrong, seorang profesor China di Universitas Toyo Gakuen di Tokyo, juga hilang setelah tiba di kampung halamannya Shanghai. Sekitar setengah tahun kemudian Prof. Zhu  berkumpul kembali dengan keluarganya di Jepang. Prof. Zhu diyakini sedang diselidiki atas dugaan spionase.

Lalu di tahun 2019, Yuan Keqin, seorang profesor Tiongkok di Universitas Pendidikan Hokkaido, ditahan di China karena dicurigai melakukan spionase dan kemudian secara resmi didakwa.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya