Berita

Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Net

Politik

Jokowi Terus Update Penetapan Hasil Pemilu di KPU

RABU, 20 MARET 2024 | 14:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penetapan hasil pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 ternyata juga ditunggu-tunggu oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia merespons dinamika rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional yang belum juga diselesaikan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).

Presiden ketujuh RI tersebut mengaku mendapat informasi terkait belum ditetapkannya hasil Pemilu Serentak 2024, akibat masih ada dua KPU provinsi yang belum mengikuti rekapitulasi suara di tingkat nasional.


"Kan belum selesai. Nanti kalau selesai ini, tadi saya mendapatkan, baru saja mendapatkan laporan masih kurang dua (provinsi)," ujar Jokowi saat kunjungan kerja di Kalimantan Barat, Rabu (20/3).

Jokowi menuturkan, dua provinsi yang belum selesai dilakukan rekapitulasi yaitu Papua dan Papua Pegunungan. Dia berharap segera dirampungkan KPU.

Pasalnya, Jokowi meyakini penyelenggara bisa menyelesaikan pelaksanaan pemilu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Termasuk, soal ketepatan pelaksanaan rekapitulasi harus sesuai jadwal yang ditentukan, yaitu berdasarkan UU 7/2017 tentang Pemilu mengamanatkan selesai dan ditetapkan pada masa 35 hari setelah pemungutan suara, yang artinya jatuh pada hari ini tanggal 20 Maret 2024.

"(Ketika) dua (provinsi itu) masuk (rekapitulasi tingkat nasional), dihitung, rampung," tuturnya.

"Ya itu, mestinya akan disidangkan di KPU dan digodok oleh KPU," demikian Jokowi menutup.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya