Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/Repro

Politik

Siang Ini KPU Rampungkan Rekap, Disambung Penetapan Hasil Pemilu 2024

RABU, 20 MARET 2024 | 06:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sisa dua provinsi yang belum dilakukan rekapitulasi suara di tingkat nasional, yaitu Papua dan Papua Pegunungan, bakal diselesaikan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Rabu siang nanti (20/3).

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari menjelaskan, semalam jajaran KPU Provinsi Papua dan Papua Pegunungan telah tiba di Jakarta, sehingga dipastikan rekapitulasi suara untuk 2 provinsi di pulau berjuluk Bumi Cendrawasih itu akan berjalan.

"Jadi insyaAllah besok kita lanjutkan untuk rekapitulasi hasil perolehan suara untuk Papua dan Papua Pegunungan," ujar Hasyim, Selasa malam (19/3).


Sampai tadi malam, disebutkan Anggota KPU RI dua periode itu, rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional baru telah menyelesaikan 36 provinsi.

"Dari 38 provinsi masih ada dua yang belum yaitu Papua dan Papua Pegunungan," sambungnya.

Apabila rekapitulasi suara Papua dan Papua Pegunungan berjalan lancar, Hasyim memastikan perolehan suara sudah lengkap direkap untuk 38 provinsi di Indonesia. Sehingga akan langsung dilakukan penetapan hasil Pemilu 2024.

"Dan setelah itu, setelah semua provinsi selesai rekap, kemudian kita siapkan berita acara dan nanti kita siapkan Keputusan KPU tentang penetapan hasil pemilu secara nasional," demikian Hasyim.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya