Berita

Tangkapan layar rekaman video pembubaran unjuk rasa mahasiswa oleh preman di depan Mapolres Deli Serdang/repro

Nusantara

Buntut Preman Bubarkan Demo Di Depan Mapolres Deli Serdang, LBH Medan: Kapolresta Deli Serdang Harus Dicopot

SELASA, 19 MARET 2024 | 20:44 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Wibawa Polri menjadi sangat tercoreng dengan aksi preman yang membubarkan aksi unjuk rasa mahasiswa yang meminta agar pihak Polresta Deli Serdang menindak praktik perjudian, beberapa hari lalu. Karena, aksi pembubaran tersebut dilakukan oleh kelompok preman kepada mahasiswa yang berunjuk rasa di depan markas Polresta Deli Serdang.

“Dengan tidak segannya preman-preman ini menghalangi aspirasi masyarakat dan mahasiswa di depan Mmarkas Polresta Deli Serdang, ini mengindikasikan tidak ada wibawa Polresta Deli Serdang,” kata Wakil Direktur LBH Medan, Ali Nafiah kepada RMOLSumut, Selasa (19/3).

Ali menegaskan, siapa pun pimpinan di jajaran satuan kewilayahan polisi harus mampu menjaga marwah institusi kepolisian dengan melaksanakan tugas dengan baik dalam penegakan hukum. Ketika pimpinan satuan kewilayahan seperti Polresta Deli Serdang dibawah kepemimpinan Kombes Raphael Sandhy Cahya Priambodotidak mampu menjaga wibawa dan marwah tersebut, maka sebaiknya Kapolda Sumut segera mencopotnya.


“LBH Medan tegas berpendapat siapapun Kapolresnya serta jajarannya yang tidak mampu menumpas kejahatan perjudian yang kian lama kian merebak ini dicopot dari jabatannya, karena harusnya tidak terlalu sulit untuk berangus perjudian ini terkecuali ada oknum oknum penegak hukum yang melindunginya dan ikut menikmati hasilnya selama ini,” ujarnya.


Diberitakan sebelumnya unjuk rasa mendesak pihak Polres Deli Serdang melakukan penindakan praktik perjudian di wilayah hukum Polresta Deli Serdang dibubarkan oleh kelompok preman. Ironisnya pembubaran tersebut dilakukan dihadapan personil polres Deli Serdang. Selain LBH Medan, kejadian ini juga dikecam oleh Indonesia Police Watch dan pihak Komnas HAM.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya