Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Dicaplok Perusahaan Korea, Saham NICE jadi Moncer

SELASA, 19 MARET 2024 | 14:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) berkomitmen untuk memajukan usahanya dan menjadi salah satu pemain utama di industri nikel domestik Indonesia.

Tak hanya itu, setelah perusahaan tambang raksasa asal Korea Selatan, LG Group, memegang kendali utama, Perseroan, berambil menjadi perusahaan tambang kelas dunia.

NICE sendiri sudah secara resmi diakuisisi oleh LG Group melalui LX International Corp – perusahaan asal Korea Selatan – pada 16 Januari 2024, tak lama setelah perseroan tercatat di BEI, 9 Januari 2024.


Ini menandai langkah strategis untuk meningkatkan nilai perusahaan dalam ekosistem industri pengolahan nikel dan baterai kendaraan listrik.

Dengan masuknya LX International, maka rencana bisnis perseroan dipercaya bisa tereksekusi maksimal. Ambisi NICE untuk menjadi pelaku kunci dalam industri pertambangan dan pengolahan nikel di Indonesia, semakin jelas.

Akuisisi ini juga sejalan dengan strategi perusahaan untuk mendukung pertumbuhan industri baterai kendaraan listrik, memperkuat posisi NICE dalam rantai pasok industri. LX International Corp bersama NICE berkomitmen untuk berperan dalam mewujudkan visi masa depan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Permintaan nikel, baik domestik maupun global diperkirakan akan terus meningkat sejalan dengan pengembangan industri kendaraan listrik dan baja. The International Nickel Study Group (INSG) memperkirakan, permintaan nikel global akan meningkat dari 3,2 juta ton pada 2023 menjadi 3,5 juta ton tahun ini.

Permintaan ini diproyeksikan akan terus naik, khususnya yang berasal dari para produsen baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Seperti diketahui, LG Group merupakan salah satu investor kakap yang membenamkan modalnya di Indonesia untuk menggarap megaproyek baterai EV.

Pada akhir sesi I perdagangan 18 Maret 2024, saham emiten tambang nikel, PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) melambung 23,47 persen ke Rp 1.210. Sebanyak 136,68 juta saham diperdagangkan, frekuensi 10.790 kali, dan nilai transaksi Rp 155,72 miliar.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya