Berita

Ketua Badan Pengungsi PBB di Palestina UNRWA, Philippe Lazzarini/Net

Dunia

Israel Larang Ketua UNRWA Masuk Gaza

SELASA, 19 MARET 2024 | 10:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perjalanan Ketua Badan Pengungsi PBB di Palestina UNRWA, Philippe Lazzarini ke kota Rafah, Gaza terhambat izin dari militer Israel.

Hal itu diungkap oleh Lazzarini dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry di Kairo pada Selasa (19/3).

Lazzarini menceritakan rencananya untuk datang ke Rafah hari ini, tetapi tidak jadi dilakukan karena izin masuknya ditolak otoritas Israel.


"Saya telah diberitahu satu jam yang lalu bahwa saya ditolak masuk ke Rafah," ungkapnya, seperti dimuat Reuters.

Menanggapi cerita Lazzarini, Menlu Mesir mengatakan penolakan izin itu baru pertama kali terjadi sejak perang Gaza meletus 7 Oktober lalu.

“Penolakan militer Israel merupakan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi (seorang) perwakilan di posisi tinggi ini," kata Shoukry.

Direktur komunikasi UNRWA Juliette Touma mengatakan Lazzarini telah mengunjungi Jalur Gaza empat kali sejak perang Gaza dimulai pada 7 Oktober, dan beberapa kali sebelumnya.

Ini menandai pertama kalinya Lazzarini ditolak masuk sejak ia mulai menjabat tahun 2020 lalu.

“Kami siap berangkat pagi ini dengan pesawat Mesir dari Kairo ke El Arish. Tetapi Pihak berwenang Israel menolak masuknya CG (Komisaris Jenderal) UNRWA ke Gaza hari ini,” kata Touma.

UNRWA berada di tengah krisis atas tuduhan Israel yang dibuat pada bulan Januari bahwa 12 dari 13.000 stafnya di Gaza ikut serta dalam serangan Hamas terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober.

Tuduhan Israel menyebabkan 16 negara termasuk Amerika Serikat menghentikan pendanaan UNRWA senilai 450 juta dolar AS, sehingga membuat operasi UNRWA berada dalam krisis.

UNRWA memecat beberapa anggota staf yang terlibat guna melindungi kemampuan badan tersebut dalam memberikan bantuan kemanusiaan, dan penyelidikan internal independen PBB pun diluncurkan.

Australia adalah salah satu dari beberapa negara yang kemudian melanjutkan pendanaan, menteri luar negerinya mengatakan pekan lalu bahwa Australia telah berkonsultasi dengan UNRWA dan donor lainnya dan yakin bahwa lembaga bantuan tersebut bukanlah organisasi teroris.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya