Berita

Ketua Umum DPP MKGR, Adies Kadir/RMOL

Politik

Gibran Diisukan Bakal Pimpin Golkar, MKGR Pedomani AD/ART

MINGGU, 17 MARET 2024 | 21:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, diisukan bakal didorong sebagai Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Airlangga Hartarto.

Isu itu mencuat setelah pengamat politik Indo Barometer, M Qodari, menyebut Gibran bakal dimajukan sebagai Ketum Golkar.

Terkait itu, Ketua Umum DPP MKGR, Adies Kadir, menegaskan, Partai Golkar memiliki aturan baku tentang calon ketua umum, antara lain harus kader partai, tidak boleh dari eksternal.


"Terkait kemungkinan Gibran atau lain-lain, Golkar punya aturan main, kami punya anggaran dasar dan anggaran rumah tangga," tegas Adies saat jumpa media, di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu malam (17/3).

"Sampai saat ini AD/ART itu, kalau tidak salah, menyatakan, seseorang yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua umum minimal harus lima tahun di dalam kepemimpinan Partai Golkar. Itu yang kami tahu," katanya.

Sebelum ada perubahan AD/ART, MKGR sebagai underbow Partai Golkar masih berpatokan kepada AD/ART yang ada.

"Kami tidak berani berandai-andai apakah diubah atau tidak, kami ikuti saja, tetapi sampai saat ini kami harus ikut aturan," ujarnya.

"Itu aturan baku Partai Golkar. Itu buku sakralnya Partai Golkar, jadi kita MKGR mengacu pada AD/ART," tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya