Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

BCA Sepakat Bagi-bagi Dividen Hingga Rp33 Triliun, Naik 31,7 Persen

KAMIS, 14 MARET 2024 | 17:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp33,28 triliun atau setara dengan Rp270 per lembar saham untuk tahun buku 2023.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan pada Kamis (14/3).

Adapun dividen tunai untuk tahun 2023 ini tercatat meningkat secara signifikan sebesar 31,7 persen, dibandingkan dengan pembagian dividen tahun sebelumnya.


Selama tahun buku 2023, BCA mencatatkan kinerja keuangan yang kuat, dengan laba bersih mencapai Rp48,6 triliun, atau naik sebesar 19,4 persen secara tahunan (yoy).

BCA sebelumnya diketahui juga telah membayar dividen interim sebesar Rp42,5 per saham atau setara dengan Rp5,23 triliun pada 20 Desember 2023 kemarin.

Sehingga sisa dividen yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham sebesar Rp227,50 per saham.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, sebelumnya sempat merahasiakan angka pasti dividen yang akan dibagikan pada Februari kemarin. Namun dia sedikit membocorkan bahwa dividen untuk tahun buku 2023 akan mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Rahasia dong, yang jelas lebih tinggi dari tahun lalu (dividen),” ungkap Jahja pada (20/2) waktu setempat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya