Berita

KBRI di China menggelar Warisan Roemah Indonesia (WRI)/Ist

Global

Warisan Roemah Indonesia Kini Hadir di Beijing

KAMIS, 14 MARET 2024 | 15:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pusat kuliner, UMKM, dan budaya bertajuk Warisan Roemah Indonesia (WRI) diresmikan Dutabesar Indonesia untuk China, Djauhari Oratmangun.

WRI ini menjadi yang pertama didirikan oleh tiga diaspora Indonesia, yakni Vini Dharmawan, Gandhi Priambodo, dan William Yosanto.

"Ini mimpi saya sejak masuk di Beijing sekitar 6 tahun lalu. Kita sudah punya rumah budaya di Guangzhou, Shanghai, dan sekarang di ibukota China. Kita punya Warisan Roemah Indonesia,” ujar Dubes Djauhari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/3).


WRI akan menampilkan sejumlah warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO, antara lain batik, songket, gamelan, keris, wayang serta Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Nasional Komodo, Situs Manusia Purba Sangiran, Sistem Subak Bali, Hutan Hujan Tropis Sumatera, Taman Nasional Lorentz Papua, dan Taman Nasional Ujung Kulon Banten.
 
“Proyek WRI memiliki visi membangun nilai yang unik, tempat berkumpul memperkenalkan budaya Indonesia dengan fasilitas ramah lingkungan, termasuk di antaranya memperkenalkan kuliner, seni, pariwisata, kesempatan investasi, perdagangan termasuk lokasi untuk melaksanakan workshop dan aktivitas sosial,” ujar Vini Dharmawan.
 
WRI terdiri dari dua lantai yang kental dekorasi khas Indonesia. Pada lantai satu bangunan tersebut akan menampilkan etalase kerajinan Indonesia seperti wayang, batik, songket dan kerajinan tangan yang berasal dari UMKM binaan Bank Indonesia.

Sedangkan lantai dua berfungsi sebagai tempat pertemuan maupun tempat workshop alat musik tradisional Indonesia seperti gamelan.
 
Selain itu, WRI akan menyajikan kopi premium, makanan otentik, musik tradisional, gamelan, angklung, serta produk Indonesia berkualitas lainnya yang akan dijual langsung maupun daring.
 
Selain Dubes Djauhari, pembukaan WRI juga turut dihadiri oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Shanghai, Berlianto Situngkir; Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Ben Perkasa Drajat; perwakilan dari ASEAN-China Center (ACC), Youtuber Rudy Chen, Youtuber Nining, pengusaha, WNI maupun masyarakat umum di Beijing dan sekitarnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya