Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jepang Batal Resesi, Ekonomi Masih Tumbuh 0,4 Persen

SELASA, 12 MARET 2024 | 13:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perekonomian Jepang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, yang ditandai dengan adanya pertumbuhan sebesar 0,4 persen secara tahunan pada Oktober-Desember 2023 dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kinerja tersebut lebih baik dari perkiraan awal yang menunjukkan adanya kontraksi sebesar 0,4 persen.

Data terbaru yang dirilis oleh Kantor Kabinet pada Senin (11/3) ini menunjukkan bahwa Jepang terhindar dari resesi setelah negara itu disusul Jerman, sebagai negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia.


Adapun resesi yang batal itu terjadi berkat adanya peningkatan belanja perusahaan yang melebihi perkiraan untuk sektor manufaktur dan peralatan.

Secara kuartal-ke-kuartal (qtq), PDB Jepang tercatat tumbuh 0,1 persen, dibandingkan prediksi awal yang turun 0,1 persen. Namun, angka ini lebih rendah dari perkiraan median untuk kenaikan sebesar 0,3 persen.

"Berita utamanya adalah revisi naik, namun permintaan domestik masih lesu, terutama dalam hal konsumsi," kata ekonom senior di Mizuho Research and Technologies, Saisuke Sakai.

Sementara itu, belanja modal perusahaan di Jepang tercatat mengalami kenaikan sebesar 2,0 persen qtq, lebih baik dibandingkan penurunan awal sebesar 0,1 pesen.

Meski demikian, angka tersebut tetap di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 2,5 persen.

Sementara itu, konsumsi swasta, yang menyumbang sekitar 60 persen perekonomian Jepang dilaporkan turun 0,3 persen pada Oktober-Desember. Angka ini sedikit lebih turun dibandingkan penurunan perkiraan awal sebesar 0,2 persen.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya