Berita

Pertamina melalui Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Hutan, memulihkan lingkungan melalui rehabilitasi mangrove di Nusa Tenggara Timur (NTT)/Ist

Bisnis

Dukung Mitigasi Perubahan Iklim, Pertamina Rehabilitasi Mangrove di NTT

MINGGU, 10 MARET 2024 | 22:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Hutan, Pertamina memulihkan lingkungan melalui rehabilitasi mangrove di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diselenggarakan bersamaan aksi penanaman serentak memperingati hari bakti rimbawan ke - 41, di pesisir Pantai Desa Tanah Merah, Kupang Tengah, yang dihadiri lebih dari 500 undangan dan warga sekitar.

Lewat keterangan tertulis, Minggu (10/3), dijelaskan, rehabilitasi mangrove di NTT dikoordinir Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang merupakan upaya dan aksi nyata memulihkan lingkungan, serta memitigasi perubahan iklim.

Hadir dalam kegiatan itu, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Nani Hendiarti, Pj Gubernur NTT, Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake, Waaster KSAD Bidang Tahwil Komsos Dan Bhakti TNI, Brigjen TNI Taufiq Shobri, staf ahli Menteri LHK Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam, Tasdiyanto, Kepala Balai Besar KSDA NTT, Arief Mahmud, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Brahmantya S Poerwadi dan perwakilan dari beberapa perusahaan PT PLN (Persero), PT Pelindo (Persero) dan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI).


Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Nani Hendiarti, menyampaikan, “Untuk mempercepat program rehabilitasi mangrove dibutuhkan dukungan pentahelix. Kemenko Marves telah menggalang dukungan untuk tanam mangrove dari program TJSL sejak 2021, dan akan terus berlangsung kedepannya. Kick off yang kita laksanakan hari ini diharapkan menjadi bagian dari pencapaian target nasional 600.000 ha mangrove, dan kami harapkan terjadi peningkatan mata pencaharian masyarakat.”

Program TJSL Hutan Pertamina yang sejalan dengan proses mitigasi perubahan iklim serta rehabilitasi hutan, sudah dijalankan secara massif di seluruh Indonesia. Saat ini sudah lebih dari 6 juta pohon tertanam di seluruh Indonesia, dan terus bertambah di tahun-tahun mendatang.

Corporate Secretary Pertamina, Brahmantya S Poerwadi, menyampaikan komitmen terus merehabilitasi mangrove. “Tahun ini Pertamina merehabilitasi mangrove di wilayah operasi Pertamina dan beberapa lokasi bekerjasama dengan Kemenkomarves serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan diantaranya di wilayah NTT, Kalimantan Utara, dan Aceh Singkil,” katanya.

Program itu dijalankan sebagai implementasi komitmen Environmental, Social & Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin 13, penanganan perubahan iklim, poin 14 menjaga ekosistem laut, serta poin 15 menjaga ekosistem daratan.

Pj Gubernur NTT Ayodhia GL Kalake, menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang telah memperhatikan NTT pada khususnya.

“Saya apresiasi kepada Kemenko Marves dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pertamina, perusahaan BUMN dan swasta, yang telah memberikan perhatian besar pada upaya rehab mangrove khususnya di NTT, karena kita ketahui hutan mangrove memiliki fungsi penting dari aspek ekologi, ekonomi maupun mendukung kehidupan sosial budaya masyarakat. Ekosistem ini habitat penjaga bagi kehidupan, baik di daratan, perairan laut, dan menjaga kualitas atmosfer dari polusi karbon,” pungkasnya.

Harapannya, rehabilitasi mangrove di NTT ini dapat mengajak masyarakat luas untuk lebih aktif mencintai lingkungan dan melakukan aksi peduli lingkungan, sehingga pada akhirnya dapat membantu peningkatan kualitas lingkungan hidup dan juga kualitas hidup masyarakat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya