Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/RMOL

Politik

DIY Provinsi Pertama yang Direkap KPU Hari Ini

SABTU, 09 MARET 2024 | 11:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi provinsi pertama yang dibahas dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat nasional untuk wilayah provinsi.

Pleno dibuka langsung oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asyari di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (9/3). Hadir pula para saksi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) serta partai politik (parpol) Pemilu 2024.

"Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional untuk Pemilu 2024 skors dinyatakan dicabut," ujar Hasyim.


Dari empat provinsi yang rencananya akan dilakukan rekap nasional, DIY dibahas pertama.

"Teman-teman KPU Provinsi yang sudah hadir di sini KPU Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Daerah Istimewa Yogyakarta," ucapnya.

Lebih lanjut, Hasyim mengatakan, rapat pleno yang digelar hari ini merupakan kelanjutan dari proses rekap sebelumnya untuk daerah pemilihan luar negeri.

Di mana, terdapat 127 wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) yang telah selesai dilakukan rekapitulasi di tingkat nasional oleh KPU RI.

Saat membuka rapat pleno rekap suara provinsi tingkat nasional, Hasyim mengajak seluruh yang hadir untuk memanjatkan doa terlebih dahulu.

"Kita lanjutkan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024 yang dilaksanakan oleh KPU Daerah Istimewa Yogyakarta," demikian Hasyim menambahkan.

Saat ini, tengah berlangsung pembacaan kejadian khusus dalam proses penghitungan suara berjenjang di wilayah DIY, baik untuk pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) maupun pemilihan legislatif (pileg).

Setelah itu, terlebih dahulu KPU DIY akan membacakan perolehan suara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

Kemudian, dilanjutkan pembacaan perolehan suara calon anggota legislatif (caleg) dari 18 partai politik (parpol) untuk pileg DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan DPD RI.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya