Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Tiket Mudik Lebaran Melimpah, Lebih dari 2 Juta Kursi Masih Tersedia

SABTU, 09 MARET 2024 | 09:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Lebih dari 2 juta kursi masih tersedia untuk periode keberangkatan libur Lebaran.

Begitu yang dikatakan EVP of Corporate Secretary Kereta Api Indonesia (KAI), Raden Agus Dwinanto Budiaji, dalam bincang media di Sarinah pada Jumat (8/3).

Raden menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 3,2 juta kursi untuk masa angkutan Lebaran 2024. Sekitar 1,1 juta kursi telah terjual, sehingga masih ada lebih dari 2 juta kursi yang masih tersedia untuk masyarakat.


"Dari total 3.260.412 tempat duduk KA jarak jauh yang kita sediakan, sekitar 38 persen atau 1.156.000 kursi sudah terjual hingga hari ini," ujarnya.

Menurutnya, tiket yang terjual paling banyak kelas ekonomi untuk periode H-2 dan H-3 Lebaran. Sedangkan, untuk H-4 hingga H-10 masih tersisa banyak.

"Jadi sebenarnya tiket masih banyak kalau kita bicara H-10 dan H+10 (Lebaran). Tapi memang tanggal favorit yang H-2 dan H-3 (Lebaran) sudah hampir habis," sambungnya.

Secara rinci, untuk tahun ini jumlah tempat duduk yang disediakan KAI sendiri selama periode Ramadan naik 5 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya sebanyak 3.098.584 bangku.

Untuk itu KAI mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka dengan baik, memanfaatkan ketersediaan tiket KA masa angkutan Lebaran yang masih mencukupi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya