Berita

Kabid Humas Polda Kalimantan Utara, Kombes Budi Rachmat/Net

Presisi

Pesawat Smart Air yang Hilang Kontak di Kalimantan Masih Dicari

JUMAT, 08 MARET 2024 | 18:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pencarian pesawat kargo yang hilang kontak di Kalimantan hingga saat ini masih dalam proses pencarian hingga Jumat petang (8/3).

Kabid Humas Polda Kalimantan Utara, Kombes Budi Rachmat mengatakan, pesawat yang hilang kontak tersebut milik maskapai Smart Air dengan rute Tarakan-Nunukan, Kalimantan.

"Info dari Kapolres Nunukan benar ada pesawat terbang Smart Air jatuh dan team dari Polsek Krayan Selatan dari tadi siang sudah meluncur ke lokasi yang diduga jatuh," kata Kombes Budi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/3).


Berdasarkan informasi, pesawat tersebut diawaki oleh satu orang Pilot, Capt M Yusuf, serta satu orang Engineer on Board (EOB), Deni S. Tercatat, pesawat Smart Air tersebut membawa muatan kargo dengan berat total 583 kilogram.

"Infonya (pesawat berisi) pilot dan mekanik. Jadi dua orang," sambung Kombes Budi.

Pesawat tersebut diketahui lepas landas dari Bandara Tarakan sekitar pukul 08.25 Wita dan seharusnya mendarat di Binuang.

Namun pada pukul 11.22 Wita, pesawat tersebut hilang kontak.

"Update terbaru masih menunggu laporan sehubungan sinyal HP terbatas," tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya