Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh/Net

Politik

Angket Pemilu Berpotensi Tenggelam di Nasdem karena Masih Terikat dengan Jokowi

JUMAT, 08 MARET 2024 | 14:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Posisi dilematis boleh jadi saat ini tengah dirasakan Partai Nasdem. Di satu sisi, beberapa kadernya ingin menggulirkan hak angket pemilu, namun di sisi lain ada anak buah Surya Paloh yang masih duduk di jajaran pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

Menurut analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, Nasdem dan PKB cenderung bakal meredam usulan angket pemilu di parlemen karena masih bagian dari pemerintah.

"Nasdem juga saat ini masih di pemerintahan Jokowi-Maruf, masa iya jeruk makan jeruk? Masa iya di pemerintahan (tapi) mengkritisi pemerintahan Jokowi," kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/3).


Sehingga, menurut Ujang, usulan angket pemilu diprediksi bakal tenggelam. Lantaran kubu Prabowo-Gibran bakal berupaya merangkul seluruh pendukung juga rivalnya di Pemilu.

Kemudian, jika angket pemilu masih akan terus digulirkan, dikhawatirkan ada ancaman terhadap partai politik. Seperti yang dirasakan Ganjar Pranowo saat ini.

"Hak angket sulit (direalisasikan), pasti akan diblok oleh kubu pemerintah," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya