Berita

Dan Puspom TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, memberikan keterangan pers/RMOL

Pertahanan

Dan Puspom TNI: Tak Ada Laporan Pelanggaran Netralitas pada Pemilu

JUMAT, 08 MARET 2024 | 10:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab terkait pengawalan proses Pemilu 2024, dibuktikan dengan tidak adanya laporan menyangkut pelanggaran netralitas TNI.

Pernyataan itu disampaikan Komandan Pusat Polisi Militer (Dan Puspom) TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, dalam gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi Pom TNI tahun anggaran 2024 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/3).

"Jadi selama ini Alhamdulillah, pada saat berlangsung proses Pemilu kemarin kita tidak menemukan pelanggaran," kata Yusri.


Menurutnya, sejauh ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak pernah melaporkan adanya prajurit PNS, baik perorangan maupun kesatuan, yang melanggar netralitas.

"Tentunya yang melaporkan dari Bawaslu, menyampaikan keberatan kepada kita tentang keberadaan oknum yang mungkin melakukan pelanggaran. Nah, sejauh ini belum ada ya," katanya.

Dijelaskan juga, penegakan netralitas juga menandai komitmen TNI mendukung proses demokrasi yang bersih dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya