Berita

Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Net

Politik

40,6 Persen Responden Tidak Khawatir Angket Lengserkan Jokowi

SELASA, 05 MARET 2024 | 15:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Litbang Kompas melakukan survei terkait hak angket DPR soal kecurangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Salah satu hasilnya adalah 40,6 persen responden tidak khawatir hak angket yang kini sedang didorong partai pengusung capres-cawapres nomor urut 01 dan 03 bisa membuat Joko Widodo (Jokowi) lengser keprabon.

“49,5 persen khawatir, 40,6 persen tidak khawatir, 9,9 persen tidak tahu,” tulis Litbang Kompas, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/3).


 Persentase tersebut merupakan jawaban responden atas pertanyaan “Khawatir atau tidak khawatirkah anda upaya hak angket DPR ini mengarah pada pemakzulan atau pemberhentian presiden?”

Jajak pendapat dilakukan Litbang Kompas pada 26-28 Februari 2024  melibatkan 512 responden dari 38 provinsi.

Sampel ditentukan secara acak dari responden panel Litbang Kompas sesuai proporsi jumlah penduduk di tiap provinsi. Tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen dengan margin of error lebih kurang 4,33 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Sementara itu, mayoritas responden setuju DPR menyelidiki kecurangan Pilpres yang mengemuka setelah hari H pencoblosan 14 Februari.

Litbang Kompas menyodorkan pertanyaan kepada responden “Setuju atau tidak setujukah anda DPR menggunakan hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pilpres 2024?”.

“62,2 persen setuju, 33,0 persen tidak setuju, 4,8 persen tidak tahu,” demikian hasil survei Litbang Kompas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya