Berita

Jurubicara Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Dahnil Kagumi Anies Bisa Pengaruhi Parpol Pengusung untuk Oposisi

SENIN, 04 MARET 2024 | 19:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan menyebut koalisi partai pengusungnya yang terdiri dari Nasdem, PKS dan PKB tetap solid mendorong hak angket dan berada pada barisan oposisi.  

Jurubicara Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menyoroti pernyataan itu.

Dia begitu kagum dengan kapasitas Anies yang bisa mempengaruhi para pimpinan parpol pengusungnya.


“Bila benar PKB, Nasdem dan PKS seperti yang disampaikan oleh Mas@aniesbaswedan, harus saya sampaikan, terus terang saya kagum ke beliau,” kata Dahnil dalam akun media X pribadinya, Senin (4/3).

Anies yang notabene bukan kader partai apalagi pimpinan partai, bisa membawa pengaruh tersebut dinilai Dahnil sungguh luar biasa.

“Karena meski bukan kader partai mana pun, namun bisa menaklukkan dan mengendalikan Parpol-parpol yang mendukung beliau, bisa mengarahkan Ketum-ketum Parpol hebat seperti Pak SP, Gus@cakimiNOWdll. Agar menjadi oposisi” jelasnya.

Dahnil pun menyayangkan sikap Anies yang seharusnya bergotong royong membangun bangsa bersama Prabowo Subianto.

“Dan tidak bergabung bergotongroyong di dalam pemerintahan Pak@prabowo. Salut Mas,” pungkas Dahnil.

Sebelumnya Anies menyampaikan dengan percaya diri bahwa Nasdem, PKB dan PKS tetap menggulirkan hak angket sembari menunggu hasil resmi.

“Bismillah, Insya Allah yang tiga partai ini (NasDem, PKB dan PKS), partai perubahan itu solid akan mengusung hak angket. Toh kita masih menunggu sampai hasil pemilu semuanya selesai kan kita belum selesai," ujar Anies di bilangan Jakarta Utara, Senin (4/3).

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya