Berita

Ketua KPU Kabupaten Karawang, Mari Fitriana/RMOLJabar

Politik

Terbukti Curang, 3 Anggota PPK Karawang Dinonaktifkan

MINGGU, 03 MARET 2024 | 19:11 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang menonaktifkan tiga oknum anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dari Kecamatan Pakisjaya dan Lemah Abang Wadas.

Kepastian itu disampaikan Ketua KPU Kabupaten Karawang, Mari Fitriana, di lokasi pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat kabupaten, di Ball Room Hotel Akshaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Minggu (3/3).

Seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Mari mengungkapkan, penonaktifan tiga petugas PPK itu dikarenakan terindikasi melakukan kecurangan dalam menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilu 2024.


"Mereka terindikasi mengubah hasil perolehan suara di dalam C Plano yang memicu kegaduhan di tengah masyarakat, hingga berujung aksi demonstrasi," ungkapnya.

Dua oknum petugas PPK dari Kecamatan Pakisjaya yang dinonaktifkan merupakan oknum ketua dan anggota, yang bertugas di Kecamatan Pakisjaya. Penonaktifan lainnya kepada anggota PPK dari Divisi ODP, yang bertugas di Kecamatan Lemah Abang Wadas.

"Karena terindikasi melakukan perubahan perolehan suara, maka ketiga orang itu sudah kami nonaktifkan dari tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara Pemilu 2024," jelasnya.

Lebih lanjut Mari mengungkapkan, kecurangan yang dilakukan ketiga PPK-nya itu terbukti, setelah pihaknya melakukan pencermatan ulang terhadap hasil perolehan suara Caleg pada C1 Plano dengan hasil D1.

"Jadi kecurangan yang dilakukan ketiga PPK itu terbukti, dan ketiganya mengakui perbuatannya," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya