Berita

Ilustrasi Foto/Net

Nusantara

Amankan Stok Beras, Rakyat Bertumpu pada Penambahan Lahan Padi

MINGGU, 03 MARET 2024 | 11:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Salah satu penyebab utama meroketnya harga beras disebabkan oleh cuaca ekstrem seperti badai El Nino yang melanda Indonesia beberapa bulan terakhir ini.

Hal itu menghambat produksi nasional sehingga harga beras naik drastis di pasaran.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah salah satunya dengan cara menyiapkan penanaman beras baru yang jumlahnya 500 ribu hektare.


"Indikasi terjadi El Nino semakin nyata. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memperkirakan, produksi beras turun 1,2 juta ton jika skala El Nino kuat,” kata pengamat pertanian Khudori kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/3).

Dia memperkirakan produksi beras akan turun 5 persen atau setara 1,5 juta ton.

"Untuk mengantisipasi itu, Kementerian Pertanian telah menyiapkan penanaman baru di 500 ribu hektare di 6 provinsi," ujarnya.

Menurutnya, jika langkah pemerintah itu tepat maka pasokan beras akan terjaga di tengah ketidakpastian cuaca di dunia.

"Saat ini penanaman baru di 60 ribu hektare. Jika langkah ini mulus, hasilnya baru diketahui pada November-Desember 2024. Artinya masih serba tak pasti," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya