Berita

Lima anggota DPRD Purwakarta asal PKS yang sukses mempertahankan kursi pada Pemilu 2024/RMOLJabar

Politik

Punya Kader Militan dan Solid, PKS Purwakarta Sukses Pertahankan 5 Kursi DPRD

MINGGU, 03 MARET 2024 | 06:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski jumlah perolehan kursi tak bertambah, tetap 5 kursi legislatif, dari sisi perolehan suara partai dan caleg, secara umum suara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Purwakarta pada Pemilu 2024 naik secara signifikan. Pada Pemilu 2019, total suara yang diperoleh sebanyak 45.218 suara. Untuk Pemilu 2024 ini, PKS Purwakarta memperoleh 56.823 suara.

Menurut Ketua DPD PKS Kabupaten Purwakarta, Moh Arief Kurniawan, hasil Pemilu ini, diperoleh bukan dengan menampilkan para caleg yang bermodal besar, namun diperoleh dengan soliditas kader yang militan.

"Ketika yang lain gonta-ganti anggota dewan, dalam dua kali Pemilu ini kader kita di legislatif masih orang yang sama. PKS jadi satu-satunya partai yang jumlah kursinya bertahan dan tidak ganti orang yang bertugas sebagai anggota legislatifnya. Ini artinya, kepercayaan masyarakat kepada anggota dewan dari PKS di setiap dapil sangat tinggi. Buktinya mereka bisa terpilih kembali," tutur Kang Akur, begitu ia kerap disapa, dikutip Kantor Berita RMOLJabar<, Sabtu (2/3).


Atas nama seluruh jajaran partai, Kang Akur mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Purwakarta yang telah memilih PKS dan para calegnya pada hari pencoblosan 14 Februari 2024 lalu.

"Di DPRD Purwakarta, kita tetap punya lima wakil rakyat dengan personel yang sama dengan hasil Pemilu 2019 lalu. Yaitu Dedi Juhari dari Dapil I, saya sendiri di Dapil II, Didin Hendrawan dari Dapil III, Asep Nuryani dari Dapil V, dan Dedi Sutardi di Dapil VI," ujarnya.

Kang Akur juga mengungkapkan rasa syukurnya bahwa partai yang dipimpinnya memiliki modalitas yang sangat kuat. Di tengah berbagai kondisi sulit, di tengah keterbatasan sarana dan fasilitas, di tengah berbagai dinamika internal dan eksternal.

"Alhamdulillah, kita diberi modal-modal politik yang luar biasa, yaitu kader yang militan, struktur yang solid dan tradisi amal jamai yang mumpuni. Para kader tetap bekerja meskipun kucuran dana sangat minim. Tetap beraktivitas meskipun tak ada fasilitas," kata Kang Akur.

Selain itu, soliditas struktur partai juga membuat para kader yang militan bisa bergerak secara efektif. Karena sehebat apapun kader, jika tidak dibarengi dengan struktur yang solid, akan kurang optimal dalam berjuang.

"Dengan struktur yang solid, berbagai potensi kader bisa dioptimalkan secara efektif. Semoga eksistensi PKS di Purwakarta dapat membawa keadilan kesejahteraan masyarakat Purwakarta," demikian Kang Akur.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya