Berita

Acara Sahabat Ara dan Stefanus Gusma membagikan makanan dan susu gratis kepada ibu hamil di Wisma Sriwijaya, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (2/3)/Istimewa

Politik

Bersyukur Pemilu Berjalan Damai, Sahabat Bang Ara dan Stefanus Gusma Bagi-bagi Makan dan Susu Gratis

MINGGU, 03 MARET 2024 | 02:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sahabat Ara Sirait dan Stefanus Gusma yang termasuk dalam relawan Prabowo-Gibran menggelar syukuran atas Pemilu 2024 yang berjalan aman, damai, dan lancar di Wisma Sriwijaya, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (2/3).

Ucapan syukur diisi dengan doa dan makan siang bersama, pembagian susu untuk ibu hamil juga anak-anak. Tak ketinggalan pemberian alat tulis-menulis untuk anak-anak.

"Hari ini kita memberikan susu kepada para ibu hamil sebagai bentuk dukungan kita untuk calon generasi emas 2045. Kita meningkatkan kualitas SDM bagi bayi dan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah," kata Gusma melalui keterangannya, Sabtu (2/3).


Tidak sampai disitu, di hadapan para pendukung pasangan Prabowo-Gibran, Gusma mengapresiasi seluruh pihak yang turut membantu penyelenggaraan Pemilu 2024.

"Terimakasih kepada KPU, Bawaslu, hingga petugas TPS, dan apresiasi terhadap Polri dan TNI yang membuat kondisi aman dan kondusif," ucap Gusma.

Soal pembagian makan siang dan susu gratis ke ibu hamil, Gusma menyebut hal ini memiliki efek berganda, khususnya terkait potensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena di banyak negara, baik berkembang maupun maju, program ini telah terbukti menjadi salah satu aspek kunci dalam mengecilkan kesenjangan pendidikan, nutrisi, dan kesehatan. Serta memiliki berbagai dampak positif lain yang belum pernah dibayangkan sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gusma juga menyampaikan, Sahabat Bang Ara dan Stefanus Gusma bersyukur atas keunggulan perolehan suara pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam hasil quick count.

Untuk itu, Gusma meminta masyarakat terus mendukung dalam doa dan mengawal dalam proses penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya