Berita

Acara "Silaturahmi Kebangsaan bersama Prabowo Subianto" di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Sabtu (2/3)/Istimewa

Pertahanan

Khofifah Ajak Muslimat NU Doakan Prabowo Dilantik Jadi Presiden Oktober Mendatang

MINGGU, 03 MARET 2024 | 00:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dewan Pengarah dan Jurukampanye Nasional (Jurkamnas) TKN Prabowo-Gibran, Khofifah Indar Parawansa, meminta seluruh Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) mendoakan capres Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden ke-8 RI pada Oktober 2024.

"InsyaAllah yang dilantik bulan Oktober nanti adalah Presiden Republik Indonesia ke-8, Bapak Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto yang nanti akan menjalankan tugas sebaik-baiknya bersama Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka," kata Khofifah dalam acara "Silaturahmi Kebangsaan bersama Prabowo Subianto" di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Sabtu (2/3).

Lanjut Khofifah, salah satu faktor kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 adalah raihan suara di Provinsi Jawa Timur.


Provinsi Jawa Timur menjadi pusat kemenangan Prabowo-Gibran lantaran masyarakatnya memiliki jiwa nasionalisme sesuai dengan yang selalu digaungkan Prabowo.

"Kami ingin menyampaikan bahwa Bhinneka Tunggal Ika dan Nusantara lahir dari bumi Majapahit dan itu berada di Jawa Timur, seperti yang selalu digaungkan Prabowo tentang wawasan kebangsaan dan nasionalisme itu jantungnya ada di Jawa Timur," papar mantan Gubernur Jawa Timur ini.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih atas perjuangan keras para relawan, para tokoh, kiai, dan ulama Jawa Timur yang memenangkan dirinya.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih saya yang sebesar-besarnya kepada Ibu Khofifah, ibu-ibu Muslimat (NU); bapak-bapak ulama; atas kehormatan dan perjuangan keras yang diberikan kepada saya untuk menuju RI-1," ujar Prabowo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya