Berita

Penutupan Executive Education Program for Young Political Leaders 15, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (2/3)/Ist

Politik

Ace Hasan: Pendidikan Politik Golkar Institute Bukan Sekadar Sertifikat

SABTU, 02 MARET 2024 | 20:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Golkar Institute lebih dari sekadar menerbitkan sertifikat bagi peserta yang berpartisipasi. Tetapi, Golkar Institute adalah wadah untuk melahirkan kader-kader bangsa.

Begitu ditegaskan Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute Ace Hasan Syadzily pada penutupan Executive Education Program for Young Political Leaders 15, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (2/3).

"Kita ingin pendidikan politik bukan soal sertifikat saja. Tapi kami ingin mengedepankan sesuai visi misi, ingin mencetak para politisi yang bisa menggabungkan politik dan teknokrasi," ujar Ace.


Pada kesempatan itu, Ace juga berpesan kepada peserta agar ilmu yang didapatkan dalam pendidikan Golkar Institute bisa disebarkan manfaatnya.

"Saya harap apa yang didapatkan dari proses belajar di Golkar Institute, jika itu merupakan hal positif, tolong kabarkan pada anak-anak muda lain. Anak muda jangan jauhi politik," tuturnya.

Sementara, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Erwin Aksa juga menyampaikan bahwa Golkar Institute bersifat terbuka bagi semua kalangan.

Erwin menegaskan bahwa Golkar Institute akan terus melahirkan teknokrat-teknokrat yang akan menjadi pemimpin Indonesia ke depan.

"Kita inklusif. Pada pemilu kemarin banyak sekali kontribusinya. Golkar Institute ikut mensupport kemenangan Partai Golkar," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya