Berita

Pemain Persiraja Banda Aceh di Biak/Ist

Olahraga

Usai Kalah Telak, Skuad Persiraja Tertahan di Papua

SABTU, 02 MARET 2024 | 02:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tim Persiraja Banda Aceh masih tertahan di Biak, Papua, usai laga semifinal Pegadaian Liga 2 musim 2023-2024. Pasalnya, penerbangan dari bandara setempat untuk kembali ke Aceh tidak tersedia pada Jumat (1/3).

Selama ini, para pemain dan ofisial tim selalu kembali ke Aceh satu hari sesudah pertandingan untuk bersiap menghadapi pertandingan selanjutnya.

Manajer Persiraja Ridha Mafdhul Gidong mengatakan, tim terpaksa menginap satu malam lagi di Biak.


"Sebenarnya manajemen Persiraja sudah menyurati PT. Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengundur satu hari pertandingan, karena jarak dari Biak ke Aceh berbeda, dan penerbangan juga tidak ada," ujar Gidong dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh.

Gidong menjelaskan, PT. LIB selaku operator kompetisi tetap tidak memberi kelonggaran dan pertandingan sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

"Di Biak memang ada beberapa hari tidak ada penerbangan, dan naas bagi kita pas pula hari ini Jumat tidak ada penerbangan kemanapun dari Biak. Bisa dicek, Jumat depan juga sama, tidak ada penerbangan," kata Gidong.

Baru ada penerbangan dari Biak ke kota lain pada Sabtu (2/3). Penerbangan dari Biak menuju Aceh, membutuhkan waktu lebih dari 24 jam.

Persiraja sebelumnya, bertanding pada Kamis (29/2) di Stadion Cendrawasih Biak.

Dalam laga itu, PSBS Biak mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor telak 4-0. PSBS Biak pun resmi promosi ke Liga 1 musim 2024/2025.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya