Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah/Ist

Politik

Fahri Hamzah: Saatnya Menghentikan Semua Fitnah Kepada Prabowo Subianto

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 22:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rekonsiliasi menjadi hal yang sangat diperlukan ditengah banyaknya pergolakan dunia saat ini. Hal itu juga perlu dilakukan di dalam negeri pasca pelaksanaan pencoblosan di Pemilu 2024.

Demikian salah satu hal yang disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Fahri Hamzah berkaitan dengan Kenaikan pangkat istimewa yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo kepada Prabowo Subianto.

"Sekarang dalam dunia yang bergolak, rekonsiliasi kita perlukan! Sebagai angkatan Reformasi 1998, saya mengerti betapa getir perasaan pak Prabowo karena seluruh dosa Orde Baru, seolah harus beliau tanggung sendiri. Tapi beliau telan sepanjang masa itu sampai sekarang. Tak pernah sekalipun beliau melawan dan menjelek-jelekan TNI. Kesetiaan yang teruji!" ujarnya dalam pernyataan tertulis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/2)


Bahkan, Fahri sendiri mengaku pernah mendengar dari dekat dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi terhadap Prabowo Subianto dan ia sampai pada kesimpulan kalau semuanya fitnah. Dan mungkin fitnah itu yang menjadikan Prabowo sebagai 'tumbal' yang baik buat negara.

"Kata pak Prabowo, ‘Baiklah saya yang mengalah’. Sekali lagi, ia telan semua fitnah seperempat abad lamanya!" ungkap Fahri mengutip pernyataan Prabowo tersebut.

Namun sebentar lagi, masih menurut politisi dari Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, jika tak ada aral melintang, Prabowo akan dilantik jadi presiden RI ke-8, dan Jokowi sebagai Panglima Tertinggi militer dan Kepala Negara, serta Kepala pemerintahan, melengkapi penghargaan militer kepada beliau.

"Mari kita terima rekonsiliasi ini! Bangsa besar ini harus melepaskan beban-beban masa lalunya agar ringan langkahnya ke depan. Karena kita ingin menjadi negara besar dan memimpin manusia, "ikut serta dalam ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial", sebagaimana amanat pendiri bangsa!" pungkas Fahri Hamzah.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya