Berita

Fregat Hessen/Net

Dunia

Jerman Salah Sasaran, Hampir Tembak Drone AS di Laut Merah

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah fregat milik Angkatan Laut Jerman hampir tidak sengaja menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak atau done milik Amerika Serikat di Laut Merah.

Kementerian Pertahanan Jerman menjelaskan bahwa Fregat Hessen melepaskan dua tembakan rudal untuk melindungi kapal-kapal komersil dari serangan militan Houthi.

"Tembakan dari Fregat Hessen tidak mengenai sasaran," ungkap  Menteri Pertahanan Boris Pistorius saat berkunjung ke kota Oberviechtach di Jerman, seperti dikutip dari AFP pada Kamis (29/2).


Menurut surat kabar Der Spiegel, rudal Jerman dan drone tersbeut sama-sama jatuh ke laut karena kerusakan teknis.

Tanpa menyebutkan sumbernya, Spiegel mengatakan drone yang hampir jatuh itu adalah Reaper milik AS.

Spiegel yakin insiden tembak-menembak itu menunjukkan bahwa koordinasi antara sekutu yang terlibat dalam berbagai misi di wilayah sekitar Yaman masih sangat kurang.

Fregat Hessen tiba di wilayah tersebut pada akhir pekan sebagai bagian dari misi Uni Eropa untuk membantu mengamankan pelayaran internasional di Laut Merah dari serangan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Pada Rabu (28/2), Hesse mengaku  berhasil menggagalkan serangan pada dengan menembak jatuh dua drone yang diluncurkan oleh pemberontak.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya