Berita

Ketua Presidium PP PMKRI Tri Natalia Urada saat bersilaturahmi dengan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Cipayung Plus Ajak Masyarakat Terima Hasil Pemilu dengan Kepala Dingin

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 13:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Cipayung Plus berkomitmen mengawal hasil Pemilu 2024 serta  mengajak seluruh pihak untuk menyikapi hasilnya dengan kepala dingin, sesuai ketentuan yang ada.

Penegasan itu disampaikan Ketua Presidium PP PMKRI Tri Natalia Urada saat bersilaturahmi dengan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (29/2).

"Tentu kita punya peran aktif di sini, kira-kira ada persoalan kita harus aktif melihat situasi itu dan kita harus kritis," kata Natalia.


Sementara itu, Ketua KWI Antonius Subianto Bunjamin, mendukung upaya silaturahmi Cipayung Plus guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kami mendukung kelompok Cipayung Plus ini sebagai gerakan profetik dan etik yang menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa," kata Antonius.

Antonius mengaku teringat momen Sumpah Pemuda, di mana para anak muda bersumpah demi persatuan dan kesatuan bangsa. Ia berharap semangat itu ada di Cipayung Plus.

"Sehingga ketika menjadi kekuatan kritis yang luar biasa ini mereka melakukannya dengan baik, benar, santun dan jangan lupa juga bertakwa kepada Tuhan menurut kepercayaan masing-masing," kata Antonius.

KWI berharap semangat persatuan yang digelorakan Cipayung Plus dapat terus terjaga. Termasuk hingga nantinya orang-orang dari organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, dipercaya menjadi pemimpin di republik ini.

Selain Natalia, hadir dari Cipayung Plus Ketua Umum DPP IMM Abd. Musawir Yahya, Ketua Umum PP GMKI Jefri Gultom, Ketua Umum PB PMII M. Abdullah Syukri, Ketua Umum EN LMND Muhammad Asrul, Ketua Umum PP KAMMI Zaky Ahmad Rivai, Ketua Umum DPP GMNI Imanuel Cahyadi, serta Ketua Umum PP HIKMAHBUDHI Wiryawan.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya