Berita

Ilustrasi Partai Golkar/RMOLNetwork

Politik

Golkar Berpeluang Dapat 2 Kursi DPR RI dari Dapil Jabar IX

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 00:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dua kursi DPR RI berpeluang didapat Partai Golkar di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat IX yang meliputi wilayah Subang, Majalengka, dan Sumedang, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil dari 81 kecamatan yang telah dihimpun oleh Tim Kerja Galih Dimuntur Kartasasmita dari setiap PPK di 3 Kabupaten.

Menurut Sekretaris Tim Kerja GDK, Ayip Tayana, Partai Golkar meraih 426.124 suara di 81 kecamatan yang tersebar di Dapil Jabar IX. Perolehan suara itu masih akan bertambah dan diperkirakan akan menyentuh angka 445 ribu.


"Kecamatan Subang saat ini masih melangsungkan Pleno Rekapitulasi tingkat PPK. Angka ini mendekati prediksi Tim Kerja GDK berdasarkan real count internal terhadap C Hasil yang telah dirilis ke media pada 22 Februari 2024 lalu," ujar Ayip melalui keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (28/2).

Ayip merinci, perolehan Golkar berdasarkan rekapitulasi D Hasil per kabupaten yaitu 153.015 suara di Sumedang, 88.829 suara di Majalengka, dan 184.280 suara di Subang (dari 29 kecamatan).

Dengan perolehan suara tersebut, lanjut Ayip, Golkar keluar menjadi pemenang dan dipastikan meraih 2 kursi DPR RI dari Dapil Jabar IX berdasarkan perhitungan Sainte Lague.

"Kedua kursi tersebut insyaAllah akan diduduki oleh Galih Dimuntur Kartasasmita dan Elita Budiati," imbuhnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen Partai Golkar bersama relawan dan masyarakat untuk terus mengawal suara rakyat ini. Ayip menyebut KPU telah membuka ruang transparansi dalam setiap proses penghitungan dan rekapitulasi suara sehingga segala kecurangan akan segera terdeteksi oleh publik.

"Kami mengimbau pihak manapun untuk tidak berusaha mengubah hasil Pemilu karena merupakan delik tindak pidana Pemilu. Mari kita ciptakan demokrasi yang sehat," tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya