Berita

Satreskrim Polres OKI saat menggelar Press Rilis dan menghadirkan tersangka penembakan/RMOLSumsel

Nusantara

Tersinggung Berujung Perkelahian, Petani Tembak Pengusaha di Ogan Komering Ilir

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 22:58 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Seorang petani berinisal LM ditangkap oleh personil Polres Ogan Komering Ilir (OKI) setelah melakukan penembakan terhadap Yosen. Pelaku yang merupakan warga Dusun 1 Desa Talang Rimba Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tersebut menembak korbannya karena tersinggung ditegur mengendarai sepeda motor dengan knalpot blong.

Kasat Reskrim AKP Iman Falucky Fahri mengatakan, pelaku LM (25) yang berprofesi sebagai petani tersebut ditangkap di tempat persembunyiaannya di kawasan Cengal sekitar pukul 01.00 WIB.

Dijelaskannya, peristiwa penembakan terjadi pada Selasa (27/2) sekitar pukul 11.00 WIB tak jauh dari jembatan Dusun 1 Cengal. Saat itu, LM menegur Yosen yang mengendarai sepeda motor menggunakan knalpot blong. Tidak terima ditegur, Yosen langung memukuli LM dengan sebilah kayu.


Lanjut Iman, merasa terdesak LM kemudian menembak korban satu kali mengenai bagian pinggang sebelah kanan korban, sehingga proyektil peluru tersebut masuk ke dalam perut korban.

"Usai menembak korban, pelaku pun langsung melarikan diri. Sementara korban langsung dilarikan ke Puskesmas Cengal dalam kondisi luka tembak dan berdarah," jelas Iman.

Masih kata Iman, akibat penembakan tersebut, Yosen mengalami luka cukup serius yang akhirnya dibawa ke RSMH Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif untuk mengeluarkan proyektil dalam perut korban.

“Kondisi korban saat ini masih dalam perawatan ruang operasi dan selamat,” ujar Iman.

Dari tangan pelaku, polisi sudah mengamankan barang bukti berupa baju dan celana yang dipakai korban pada saat kejadian.

"Untuk senjata api yang digunakan masih dalam pencarian, karena telah dibuang pelaku," pungkasnya.

Sementara itu, LM mengaku dirinya terpaksa menembak Yosen hanya untuk membela diri. LM berani menembak karena Yosen hendak menikamnya menggunakan senjata tajam.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya