Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Naik 4 Persen, UNTR Bukukan Laba Bersih Rp20,6 Triliun di 2023

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Distributor alat berat terkemuka di Indonesia, PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan laporan keuangan 2023.

Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp128,6 triliun atau naik sebesar 4 persen dari Rp123,6 triliun di tahun 2022.

Perseroan juga mencatatkan laba bruto yang meningkat sebesar 3 persen dari Rp34,8 triliun menjadi Rp35,8 triliun. Sedangkan laba bersih Perseroan sedikit turun sebesar 2 persen menjadi Rp20,6 triliun dari Rp21,0 triliun. Penurunan ini dikarenakan adanya kenaikan biaya keuangan dan kerugian nilai tukar mata uang asing.


Dalam keterbukaan informasi pada Selasa (27/2), disebutkan, pendapatan UNTR kepada pihak ketiga tumbuh sekitar 12,7persen secara tahunan menjadi Rp53,972 triliun. Kontribusi terbesar pendapatan UNTR diperoleh dari kontraktor penambangan.

Kemudian, penjualan alat berat penambangan batu bara kepada pihak berelasi naik 39 persen secara tahunan menjadi Rp13,943 triliun pada tahun 2023.

Sementara, penjualan mesin konstruksi kepada pihak ketiga menyusut 3,3 persen menjadi Rp31,667 triliun.

Segmen usaha Mesin Konstruksi mencatat penurunan penjualan alat berat Komatsu sebesar 8 persen menjadi 5.270 unit dibandingkan tahun lalu sebesar 5.753 unit.

Berdasarkan riset pasar internal, Komatsu memimpin pangsa pasar penjualan alat berat sebesar 29 persen. Pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat mengalami peningkatan sebesar 12 persen menjadi Rp11,6 triliun.

Segmen usaha Pertambangan Batu Bara dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung (TTA) di mana sampai dengan  Desember 2023 mencatatkan total penjualan batu bara mencapai 11,8 juta ton, termasuk 2,5 juta ton batu bara metalurgi. Angka itu meningkat 19 persen dibandingkan tahun 2022.

Pendapatan segmen usaha Pertambangan Batu Bara turun sebesar 2 persen menjadi Rp30,5 triliun dari Rp31,1 triliun di periode yang sama pada tahun 2022 dikarenakan penurunan rata-rata harga jual batu bara.

Sejalan dengan strategi pengembangan usaha di sektor energi yang ramah lingkungan, Perseroan telah menetapkan bisnis Energi Baru dan Terbarukan sebagai salah satu strategi transisi Perseroan. Bisnis energi Perseroan dijalankan melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, PT Energia Prima Nusantara (EPN). Sampai dengan Desember tahun 2023, EPN telah memasang Rooftop Solar PV mencapai 15,1 MWp di sejumlah fasilitas grup Astra.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya