Berita

Mantan Perdana Menteri Hun Sen memberikan suaranya di tempat pemungutan suara selama pemilihan Senat di kota Takhmao, provinsi Kandal Kamboja pada Minggu 25 Februari 2024/Net

Dunia

Mantan PM Kamboja Hun Sen Maju Pencalonan Senat

MINGGU, 25 FEBRUARI 2024 | 15:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Kamboja tahun lalu, Hun Sen kini kembali ke dunia politik dengan mencalonkan diri dalam pemilihan ketua senat.

Pria berusia 71 tahun itu memberikan suara dalam pemilihan senat di dekat rumahnya di kota Takhmao pada Minggu pagi (25/2).

Empat partai politik, termasuk Partai Rakyat Kamboja (CPP) yang berkuasa pimpinan Hun Sen, Partai Funcinpec yang royalis, dan dua partai oposisi kecil ikut serta.


Dari 62 kursi Senat, 58 kursi akan dipilih oleh 125 anggota parlemen dan lebih dari 11.000 administrator lokal. Sedangkan Raja Norodom Sihamoni akan menunjuk dua senator, dan Majelis Nasional akan menunjuk dua orang lainnya.

Hun Sen diperkirakan menang dan mendapatkan kursi senat, karena sebagian besar peserta pemilih adalah anggota CCP yang berhasil memenangkan pemilu sebelumnya.

Pengamat politik, Sebastian Strangio mengatakan pencalonan Hun Sen merupakan tanda bahwa pemimpin partai CCP itu ingin memperkuat kekuasaan politik keluargnya di Kamboja.

"Menjadi presiden Senat akan melindungi putranya dan mencegah kendali keluarga dirusak," jelasnya, seperti dimuat AFP.

Komite Pemilihan Umum Nasional diperkirakan membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mempublikasikan hasil resminya.

Namun para pemilih di ibu kota Phnom Penh tampaknya ingin melihat Hun Sen kembali memegang kekuasaan.

“Dia punya banyak pengalaman, jadi jika dia memimpin Senat, negara kita akan makmur,” kata kepala komune Oeu Siphon.

Pemilihan tersebut dilakukan setelah anggota parlemen menyetujui putra bungsu Hun Sen, Hun Many, sebagai wakil perdana menteri.

Dalam pemilu Juli lalu, Hun Sen menyerahkan kekuasaan kepada putra sulungnya Hun Manet. Pemerintah kini mencakup sejumlah kerabat Hun Sen, dan beberapa anak sekutunya juga memegang jabatan penting.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya