Berita

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga saat melakukan konferensi pers usai penutupan Rapat Kerja Kemendag, 21 Februari 2024/RMOL

Bisnis

Wamendag Sebut Hilirisasi akan Tambah Nilai Ekspor Indonesia

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 11:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya melakukan transformasi ekonomi dalam negeri, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mendorong ekspor komoditas yang bernilai tambah tinggi dengan menggencarkan hilirisasi.

Hal tersebut disampaikan Jerry dalam pidatonya di penutupan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2024, Rabu (21/2).

“Terkait perdagangan luar negeri, ekspor Indonesia harus bertransformasi dari komoditas mentah yang bernilai tambah rendah menuju produk ekspor berbasis manufaktur berteknologi tinggi dan menengah,” ujarnya, di Hotel Padma Semarang, Jawa Tengah.


Menurutnya, transformasi itu perlu didukung dengan kebijakan penguatan diplomasi perdagangan guna meningkatkan daya saing ekspor Indonesia. Untuk itu, ia mendorong kebijakan hilirisasi yang berfokus pada pasar dan produk potensial.
   
Dalam kesempatan tersebut, Wamendag Jerry menuturkan bahwa pengembangan sektor perdagangan ke arah yang lebih baik juga akan terlihat dengan tersedianya sumber daya manusia (SDM) bidang perdagangan yang profesional dan berdaya saing.

"Untuk itu dalam mewujudkan hal tersebut, transformasi perlu dilakukan melalui penguatan tata kelola kelembagaan, sistem informasi perdagangan yang terintegrasi, sistem kerja yang berbasis digital menuju otomatisasi, serta inovasi manajemen dan kompetensi SDM," ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Jerry di tengah prediksi pertumbuhan dunia pada tahun ini diyakini akan kembali mengalami perlambatan, yang disebabkan situasi geopolitik. Sehingga mendorong negara-negara bertindak protektif dan meningkatkan fragmentasi ekonomi, serta terjadinya konfigurasi ulang rantai pasok.

International Monetary Fund (IMF) sendiri dalam rilis Januari 2024 menyampaikan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global hanya tumbuh sebesar 3,1 persen, sama dengan 2023. Lebih lanjut, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan China mengalami pelemahan pada 2024.

Sementara pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan lebih baik dibandingkan tahun 2024 dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 3,2 persen. Kondisi tersebut akan menjadi awal dari rangkaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang merupakan arah kebijakan Kemendag, untuk melakukan transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya