Berita

Peneliti Senior LSI (Lingkaran Survei Indonesia Denny JA) Ikrama Masloman/Ist

Politik

Dukungan Tokoh Muda Lintas Agama Penentu Kemenangan Prabowo-Gibran

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 10:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Hasil survei pasca pencoblosan (exit poll) menunjukkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dipilih mayoritas segmen pemilih berdasar jenis kelamin, usia/generasi, pendidikan, status sosial ekonomi dan agama.

Mulai dari pemilih Gen Z, Gen Y Muda, Gen Y Madya, Gen X hingga baby boomers.

Tidak sampai di situ, Prabowo-Gibran juga unggul di segmen pemilih berbasis agama yakni Islam NU, Islam (selain NU dan Muhammadiyah), Katolik, Kristen Protestan, Hindu, agama/kepercayaan lain.


Bahkan, salah satu unggulan ada pada segmen pemilih beragama Katolik dengan persentase diatas 50 persen.

"Di data exit poll total keseluruhan Katolik dan Protestan 59 persen sekian, jadi mungkin ini rendahnya bisa juga 60 persen. Tapi kita pisahkan ya, mungkin Katolik itu sekitar segitu, 60 persen ya. Jadi sebenarnya memang cukup signifikan," kata Peneliti Senior LSI  (Lingkaran Survei Indonesia Denny JA) Ikrama Masloman, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (21/2).

"Kalau kita lihat di hasil exit pool artinya pemilih Katolik ini secara persentase paling besar sebenarnya sebanyak 60 persen. Jadi ini kalau bisa dibilang, bahwa mayoritas pemilih Katolik itu berlabuh di Prabowo-Gibran," sambungnya.

Lanjut Ikram, ada pergeseran suara dalam pilpres ini yang salah satunya kemunculan tokoh muda Katolik Stefanus Gusma ke publik dengan mendukung paslon 02 dan keluar dari PDIP.

"Saya lihat kan Gusma juga sempat viral saat mendampingi Gibran di NTT, lalu saat dia pamit dari partai lamanya," kata Ikram.

Bahkan, lanjut Ikram, langkah Gusma melakukan konsolidasi, bahkan di tingkat pemuda, ini menjadi daya tarik bagu pemilih kalangan Gen Z dan Gen W.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya