Berita

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro/RMOL

Presisi

Aksi Besar-besaran di KPU-Bawaslu, Polda Metro Terjunkan 1.728 Personel

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 13:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi besar-besaran yang rencananya digelar siang ini di Kantor Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) dan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), dijaga ribuan personel polisi.

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan hal tersebut, saat memantau persiapan pengamanan di depan Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu siang (21/2).

"Polda Metro Jaya menurunkan 1.728 personel, baik yang ada di kawasan KPU maupun Bawaslu," ujar Susatyo.


Dia memastikan, rekayasa lalu lintas (lalin) dilakukan di sekitar kawasan Kantor KPU RI dan Bawaslu RI, mengingat massa aksi yang akan menggeruduk dua lembaga penyelenggara pemilu itu cukup banyak.

"Untuk saat ini arus lalu lintas sudah kami lakukan penutupan dalam rangka penyiapan melayani elemen-elemen yang akan datang ke Kantor KPU ini," sambungnya menjelaskan.

Susatyo mengurai, massa aksi yang dikabarkan akan berjumlah ribuan orang bakal berkumpul terlebih dahulu di titik sekitar daerah Jakarta Pusat.

"Massa ada yang dari Monas (Monumen Nasional) ke Bawaslu, ada yang dari Bawaslu ke KPU, begitu juga sebaliknya, sehingga kami akan melayani agar tidak menganggu pengguna jalan," urainya.

Khusus di Bawaslu, Susatyo memastikan penutupan Jalan MH Thamrin bersifat situasional, apabila nanti massa berdatangan banyak menutup hampir depan ruas jalan Kantor Bawaslu RI.

"Kami akan menutup dari bundaran HI (jika itu terjadi.  Kami masih menunggu, masih berkoordinasi dengan korlap (koordinator lapangan aksi). Semoga aksi ini berjalan aman, damai, dan tertib," demikian Susatyo.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya