Berita

Ilustrasi/RMOLNetwork

Politik

Pangi Syarwi: Kawal Suara Penting Bagi Parpol

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mengawal ketat suara dalam pemilu penting bagi setiap partai politik. Pasalnya, dugaan praktik jual beli suara di KPPS, cukup santer di telinga publik.

"Ya sebenarnya mengawal suara partai penting bagi partai politik. Jangan sampai kemudian perolehannya besar suara partai, kursinya sedikit. Kan itu juga dipengaruhi oleh, mengerikannya, jual beli suara tradingvote itu di KPPS KPPK Kabupaten/Kota," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/2), tentang instruksi PDIP kepada kadernya untuk mengawal ketat suara partai.

Menurutnya, banyak partai politik yang khawatir dengan perolehan suara mereka di daerah.


"Jadi banyak yang kemudian mereka sangat mengkhawatirkan juga, jumlah nasional tinggi tapi kursi sedikit," katanya.

Pangi menuturkan, banyak dugaan praktik tidak sehat dalam pemilu, terutama terkait suara caleg maupun partai politik.

"Jadi semua partai punya kepentingan sih untuk mengawal suaranya, banyak juga permainan yang terkesan itu partai-partai yang enggak lolos di parlemen," katanya.

Ia lantas menyontohkan praktik jual beli suara seorang caleg yang tidak lolos di parlemen, tapi partainya lolos dan memiliki ratusan ribu suara. Kemudian sang caleg ini tinggal membeli suara partainya tersebut untuk ditambahkan ke perolehan suaranya.

"Itulah pemilih-pemilih suara siluman itu, itu harus diwaspadai semua partai," tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya