Berita

Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar/Net

Dunia

Irlandia Bantah Undang Resmi Pemimpin Polisario

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 12:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Irlandia dengan tegas membantah laporan yang menyebut telah mengundang pemimpin kelompok separatis Polisario, Brahim Ghali, secara resmi dalam kunjungannya pada pekan lalu.

Bantahan tersebut disampaikan lewat pernyataan resmi Kedutaan Besar Irlandia di Rabat, Maroko.

Kedubes Irlandia menekankan bahwa kunjungan Ghali bersifat pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan pemerintah Irlandia.


"Kunjungan perwakilan Front Polisario ke Irlandia pekan lalu merupakan kunjungan pribadi yang diselenggarakan oleh asosiasi pro-Polisario yang aktif di Irlandia," kata Kedubes, seperti dalam keterangan yang diterima redaksi pada Rabu (21/2).

"Pemerintah Irlandia sama sekali tidak terlibat atau bertanggung jawab atas kegiatan ini," lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan itu juga menegaskan bahwa pemerintah Irlandia tidak menerima anggota separatis mana pun.

Meski begitu, pemerintah Irlandia mengakui telah mendapat permintaan dari pihak perantara agar Perdana Menteri Leo Varadkar atau Menteri Luar Negeri Micheal Martin dapat melakukan pembicaraan dengan Polisario, baik secara formal maupun informal.

Kendati begitu permintaan tersebut telah ditolak. Bahkan tidak ada perwakilan Parlemen Irlandia yang bersedia menerima kunjungan perwakilan Polisario.

Meski terdapat sejumlah anggota Parlemen Irlandia yang bersimpati terhadap Polisario dan mengadakan pertemuan, namun itu dilakukan dalam kapasitas pribadi.

"Posisi Irlandia terhadap masalah Sahara tidak berubah," demikian pernyataan Kedubes.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya