Berita

Lokasi ledakan bondet sudah digaris polisi/RMOLJatim

Politik

Rumah Ketua KPPS Pamekasan Diduga Dibondet

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 18:41 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Rumah Husairi, Ketua KPPS TPS 06 di Desa Nyalabu Daya, Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, diduga di bondet (bom yang biasa digunakan untuk mencari ikan), Selasa (20/2).

Kabar yang dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim tidak menyebutkan jam terjadinya ledakan. Yang pasti, begitu mendengar ledakan, warga langsung berhamburan keluar rumah, karena suara yang cukup keras.

Mereka langsung mendatangi rumah Husairi. Hingga berita ini ditulis, kasus sudah ditangani Polres setempat.


Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, mengatakan, saat ini pihaknya masih olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memasang garis polisi.

Pihaknya juga minta keterangan dari beberapa orang yang diduga kuat mengetahui kejadian itu.

“Kami masih melakukan penyelidikan,” katanya, saat dicoba dikonfirmasi.

Berdasar keterangan sejumlah saksi, sebelum terjadi ledakan memang ada orang tak dikenal melintas di rumah korban, dan melempar sesuatu, yang diduga bondet.

Akibat peristiwa itu, dinding rumah Husairi rusak, pintu dan kaca jendela depan serta samping hancur, termasuk lemari kayu di ruang tengah.

Selain itu, tempat tidur korban dan plafon bagian depan rumah juga rusak parah.

“Beruntung, saat kejadian Husairi sedang berada di rumah tetangga yang berdampingan dengan rumahnya,” jelas salah satu saksi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya