Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Hadapi Sengketa Pilpres: Ganjar Pilih Todung, Prabowo Siapkan Yusril

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 19:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra akan memimpin tim hukum Prabowo-Gibran dalam menghadapi rencana gugatan sengketa hasil Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Yusril mengatakan, ia memimpin tim terdiri dari 14 orang advokat. Tim hukum ini pun bukan bentukan baru, melainkan sudah bekerja menghadapi sepanjang Pilpres 2024.

"Tim ini diketuai oleh saya sendiri yang mendapat kuasa langsung dari paslon Prabowo-Gibran," kata Yusril dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/2).


Meski bukan tim baru, pihaknya sudah menyiapkan pembentukan tim pembela khusus untuk mengantisipasi kemungkinan permohonan gugatan paslon lain yang kalah dalam Pilpres 2024.

TKN, kata dia, sedang menyiapkan Surat Keputusan Pembentukan Tim Pembelaan Khusus untuk sidang di Mahkamah Konstitusi. Tim ini terdiri dari tim penasehat, tim pengarah, dan tim pembela.

"Tim pembela kemungkinan akan terdiri 14 advokat yang telah ada dan saya pimpin, tetapi bisa juga ditambah dengan advokat lain dari partai Koalisi Indonesia Maju," lanjutnya.

Di sisi lain Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud telah menyiapkan Tim Hukum Pembela Demokrasi dan Keadilan Ganjar-Mahfud.

Tim tersebut diketuai Todung Mulya Lubis dan Henry Yosodiningrat sebagai wakil ketua.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya