Berita

Pemandangan udara menunjukkan roket H3 lepas landas dari landasan peluncuran di Tanegashima Space Center di barat daya pulau Tanegashima, Prefektur Kagoshima, Jepang pada Sabtu, 17 Februari 2024/Net

Dunia

Jepang Sukses Luncurkan Roket Terbaru H3 ke Ruang Angkasa

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 09:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Roket H3 terbaru milik Jepang berhasil diluncurkan ke ruang angkasa pada Sabtu (17/2).

Keberhasilan ini menambah daftar kesuksesan Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) yang bulan lalu berhasil mendaratkan SLIM ke Bulan.

Para ilmuwan di Pusat Ruang Angkasa Tanegashima di Jepang Selatan bertepuk tangan, berteriak, dan berpelukan, saat H3 berhasil lepas landas pukul 09.22 waktu setempat di Tanegashima Space Center di barat daya pulau Tanegashima, Prefektur Kagoshima.


Menurut penuturan manajer proyek JAXA Masashi Okada, H3 juga melepaskan mikrosatelit dan satelit tiruan selama penerbangannya yang memakan waktu hampir dua jam.

"H3 yang baru lahir baru saja mengeluarkan suara pertamanya dan kita harus mulai mempersiapkan peluncuran H3 ketiga secepatnya besok," ujar Okada, seperti dimuat Reuters.

Dikatakan Okada, H3 akan menggantikan H-IIA yang berusia dua dekade, yang akan pensiun setelah dua peluncuran lagi.  

Maret tahun lalu, upaya peluncuran roket Jepang gagal dilakukan karena 14 menit setelah lepas landas, badan roket meledak.

Lima bulan sebelumnya, roket kecil Epsilon milik JAXA juga gagal diluncurkan. Itu mengapa, keberhasilan H3 menjadi capaian yang membanggakan bagi Jepang.

“Sangat senang melihat pencapaian luar biasa di sektor luar angkasa yang merupakan kelanjutan dari keberhasilan pendaratan SLIM di bulan,” kata Perdana Menteri Fumio Kishida dalam sebuah postingan di X.

H3 dengan panjang 63 m (297 kaki) dirancang untuk membawa muatan 6,5 metrik ton dan dalam jangka panjang.

H3 dijadwalkan untuk mengirimkan penjelajah bulan untuk proyek gabungan Jepang-India LUPEX pada tahun 2025 serta pesawat ruang angkasa kargo untuk program eksplorasi bulan Artemis yang dipimpin AS di masa depan.

Pemerintah Jepang berencana meluncurkan sekitar 20 satelit dan wahana dengan roket H3 pada tahun 2030 untuk penggunaan domestik.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya