Berita

Pertemuan Prabowo Subianto, SBY dan AHY di Pacitan, Jawa Timur/Ist

Politik

Pertemuan Prabowo-SBY Diyakini Bahas Kabinet

MINGGU, 18 FEBRUARI 2024 | 10:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan Calon Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Pacitan, diyakini terkait kabinet dan posisi menteri untuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Prabowo tentu meminta masukan terkait penyusunan kabinet. Wajar, mengingat SBY berpengalaman dalam menyusun kabinet dalam dua periode," kata analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (18/2).

Menurutnya, masukan dari SBY sebagai orang yang berpengalaman jelas sangat diperlukan, agar Prabowo kelak memiliki kabinet yang handal dan profesional.


"Tentu kabinet yang diharapkan dapat membantu pemerintahan Prabowo mewujudkan visi dan misinya," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Jamiluddin, Prabowo dipastikan juga tengah menawarkan posisi menteri untuk Partai Demokrat, terutama untuk Ketua Umum Demokrat, AHY.

"Lumrah saja, karena Demokrat kan partai pengusung. Harapannya, posisi menteri yang ditawarkan dapat diterima SBY dan AHY," katanya.

"Jadi, hasil dari pertemuan itu menjadi bekal bagi Prabowo untuk menempatkan di posisi yang pas bagi kader Demokrat untuk mengisi kabinet," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya