Berita

Ilustrasi OpenAI/Net

Tekno

Valuasi OpenAI Kini Tembus Rp1.240 Triliun

MINGGU, 18 FEBRUARI 2024 | 07:01 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peningkatan valuasi didapat OpenAI. Perusahaan itu kini bernilai Rp1.000 triliun. Artinya valuasi OpenAI naik tiga kali lipat hanya kurang dari setahun.

Perusahaan artificial intelligence (AI) ini dikabarkan telah menyelesaikan kesepakatan baru dan membuat nilainya menjadi 80 miliar dolar AS atau setara dengan Rp1.240 triliun.

Dilaporkan New York Times, Sabtu (17/2), valuasi baru OpenAI diperoleh dari hasil penjualan saham lewat tender offer yang akan dilakukan oleh sejumlah investor yang dipimpin Thrive Capital.


Dengan kesepakatan itu, karyawan bisa mencairkan saham perusahaan. Kesepakatan itu datang setelah momen penuh kontroversi dari OpenAI. Seperti memecat sang bos, Sam Altman, pada November lalu.

Pemecatan itu pun membuat geger perusahaan dan ma. Dampaknya, sejumlah pegawai mengundurkan diri sebagai wujud solidaritas kepada bosnya.

Akhirnya, masalah itu berakhir setelah Altman kembali lagi menjadi pimpinan OpenAI. Namun beberapa anggota dewan mengundurkan diri.

Tahun lalu, OpenAI juga pernah melakukan kesepakatan yang sama. Perusahaan modal ventura Thrive Capital, Sequoia Capital, Andreessen Horowitz, dan K2 Global untuk membeli saham perusahaan dengan penawaran tender.

Sebenarnya banyak perusahaan yang ingin mengucurkan dana ke OpenAI. Salah satunya Microsoft yang getol memberikan dana kepada perusahaan yang dinilai berkembang pesat.

Salah satunya adalah kucuran dana 10 miliar dolar AS pada Januari lalu. Total investasi pada OpenAI menjadi 13 miliar dolar AS.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya