Berita

Pabrik Kerupuk Impala, Kediri/RMOLJatim

Bisnis

Blusukan ke Rumah Warga, Bupati Kediri Dengar Keluhan Pemilik Pabrik Kerupuk

SABTU, 17 FEBRUARI 2024 | 04:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Saat menginap di rumah salah satu warga di Desa Kras, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengunjungi pabrik kerupuk impala.

Dalam kunjungannya di tengah malam tersebut, bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini berbincang dengan pemilik pabrik kerupuk, Galih Andri Febianto.

Dari pantauan di lapangan, Mas Dhito tiba di pabrik tersebut didampingi oleh Camat Kras, Jiwo. Pihaknya mendorong agar pabrik tersebut bisa mengurus perizinan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna meningkatkan nilai jual dari kerupuk yang dikenal dengan warnanya yang cerah itu.


“Malam ini saya berkunjung ke pabrik kerupuk dan saya dorong untuk mengurus BPOM-nya supaya harganya bisa tinggi dan untungnya juga tinggi,“ kata Mas Dhito, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (16/2).

Diketahui, pabrik kerupuk tersebut bisa menghasilkan tujuh hingga delapan ton perhari. Dimana jumlah ini diproduksi oleh sekitar 90 karyawan yang mayoritas berasal dari desa setempat.

Menurut Galih, usahanya ini telah digeluti sejak 2011 lalu dan berhasil mendistribusikan kerupuk impala ini hingga keluar pulau. Mulai dari Kalimantan, Sulawesi, hingga Sumatera.

Dalam perjalanannya, lanjut Galih, pabrik ini telah mengalami berbagai proses panjang. Menurutnya, upaya ini didapat melalui kerja keras.

“Proses (pengembangan) pabrik melalui susah payah, dan mungkin rezeki juga. Kendalanya, tiga bulan belakangan ini bahan baku (tepung tapioka) harganya tinggi dan langka,” jelas Galih.

Pria berusia 30 tahun ini mengaku bangga bisa didatangi langsung oleh orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut.

“Sekelas (pabrik) kapasitas kecil dikunjungi Mas Dhito sangat senang, rasanya campur aduk,” tuturnya.

Mas Dhito kembali menjelaskan, kunjungan ke pabrik di tengah malam tersebut merupakan rangkaian menginap di rumah warga. Di sore hari pihaknya juga menyempatkan untuk menemui warganya yang tengah melakukan rutinitas.

Pun demikian, selepas maghrib warga di sekitar rumah Purwanik yang mengetahui kedatangan bupati muda berkacamata ini juga berbondong-bondong untuk dapat bertemu dan sekadar bersantai bersama di rumah berpagar hitam itu.

“Kita mulai dari sore sudah keliling tadi ada ibu-ibu senam, ada yang voli, ada yang (latihan) Jaranan Jowo,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya