Berita

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau ketersediaan beras di gudang Bulog Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/2)/Istimewa

Politik

Mendag Zulhas Dampingi Presiden Jokowi Salurkan Bantuan Pangan di Cibitung

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 17:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan turut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/2).

Ini merupakan kelanjutan program bantuan melalui pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang akan berlangsung hingga Juni 2024 mendatang.

“Tadi saya mendampingi Bapak Presiden menyalurkan beras dari program Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP)untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di daerah Cibitung, Kabupaten Bekasi. Presiden menekankan, pemerintah akan melanjutkan penyaluran beras bantuan sampai Juni 2024,” ucap Mendag Zulkifli Hasan, Jumat (16/2).


Adapun untuk pelaksanaan bantuan bulan-bulan selanjutnya akan memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lebih dahulu.

“Akan lihat kondisi APBN,” kata Mendag Zulhas, sapaan akrabnya.

Saat ini, terpantau stok beras Badan Urusan Logistik (Bulog) tersedia cukup melimpah, yang tercatat lebih dari 1 juta ton. Pemerintah pun siap menyalurkan beras Bulog baik melalui program Bantuan Pangan Beras kepada KPM maupun melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras di tingkat konsumen.

Dalam kegiatan penyaluran beras di Cibitung hari ini, turut hadir Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, dan Direktur Utama BULOG Bayu Krisnamurthi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya